Berbasis bukti ilmiah & gratis

Berapa Banyak Protein yang Benar-Benar Anda Butuhkan?

Gunakan kalkulator protein gratis kami untuk menemukan target protein harian optimal Anda. Dapatkan rekomendasi personal berdasarkan usia, berat badan, tingkat aktivitas, dan tujuan kebugaran Anda — bukan sekadar satu angka.

Hitung Kebutuhan Protein Saya
125g
Daily Target
500g
Chicken Breast
18
Eggs Equivalent
1.6g/kg
Muscle Gain

Kalkulator Kebutuhan Protein

Jawab beberapa pertanyaan untuk mendapatkan rekomendasi protein personal Anda. Kurang dari 60 detik.

Kalkulator ini memperkirakan kebutuhan protein harian berdasarkan karakteristik pribadi dan tujuan kebugaran. Hasil mencerminkan pedoman berbasis bukti terkini dari penelitian nutrisi olahraga.

1
Pribadi
2
Aktivitas
3
Tujuan
4
Lanjutan

Ceritakan tentang diri Anda

Data dasar ini membantu menghitung target protein yang akurat untuk tubuh Anda.

tahun
ft
in
lbs

Seberapa aktif Anda?

Tingkat aktivitas Anda memengaruhi berapa banyak protein yang dibutuhkan tubuh untuk pemulihan dan performa.

Apa tujuan Anda?

Tujuan kebugaran Anda adalah faktor terbesar dalam menentukan asupan protein optimal.

Perhalus hasil Anda

Pengaturan opsional yang menyempurnakan rekomendasi protein Anda. Lewati yang tidak yakin.

Tidak ditentukan

Don't know your body fat? Calculate it here: Body Fat Calculator

Rencana Protein Anda

Rekomendasi pribadi berdasarkan profil unik Anda

Target Protein Harian
Rentang protein yang direkomendasikan
Protein by Goal
How goals change your protein needs
GoalRange (g/kg)Your Range
Protein Per Meal
Optimal distribution across your day
Food Equivalencies
Your daily protein in real foods
Macronutrient Summary
Estimated daily macro breakdown
Personalized Tips
Tailored advice for your profile
Progress Insights
Key metrics at a glance

Cara Kerja Kalkulator Protein Kami

Kalkulator menerapkan rumus berbasis berat badan yang disesuaikan dengan tingkat aktivitas dan tujuan. Klik langkah mana pun untuk informasi lebih lanjut.

1

Masukkan Data Anda

Berikan usia, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan. Pilih antara satuan US (lbs

Usia memengaruhi koefisien sintesis protein. Jenis kelamin menyesuaikan komposisi otot bawaan.

2

Pilih Tingkat Aktivitas

Dari tidak aktif hingga atlet profesional, tingkat aktivitas menentukan posisi Anda dalam rentang protein.

Sedentary: 0.8–1.0 g/kg. Aktif: 1.2–1.6 g/kg.

3

Pilih Tujuan Anda

Pemeliharaan berat, penurunan lemak, penambahan otot, atau rekomposisi tubuh — tujuan Anda menentukan rentang protein.

Defisit kalori membutuhkan protein lebih tinggi untuk melindungi massa otot.

4

Dapatkan Rencana Anda

Terima dashboard lengkap: rentang harian, distribusi makan, kesetaraan makanan, makro, dan tips personal.

Results include your daily protein target, intake range (minimum to optimal), per-meal and per-snack targets that maximize MPS at each eating occasion, example foods with serving sizes, and a full macronutrient breakdown.

Apa Itu Protein dan Mengapa Penting?

Protein adalah makronutrien esensial yang terdiri dari asam amino. Tubuh manusia menggunakan 20 asam amino untuk membangun protein, 9 di antaranya esensial — artinya tubuh tidak dapat mensintesisnya dan harus mendapatkannya dari makanan.

Berapa Banyak Protein yang Anda Butuhkan Per Hari?

Kebutuhan protein bervariasi berdasarkan berat badan, usia, tingkat aktivitas, dan tujuan kebugaran. Tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua orang.

Jawaban Singkat

Sebagian besar orang dewasa aktif membutuhkan 1.2–2.2 g/kg (0.54–1.0 g/lb) berat badan per hari.

RDA (Angka Kecukupan Gizi)

Angka Kecukupan Gizi (AKG) protein adalah 0.8 g/kg berat badan per hari untuk orang dewasa.

Rekomendasi Protein menurut Populasi

Populasi Asupan Harian (g/kg) Daily Intake (g/lb)
Orang tidak aktif 0.8 g/kg 0.36 g/lb
Orang aktif 1.2–1.6 g/kg 0.54–0.73 g/lb
Membangun otot 1.6–2.2 g/kg 0.73–1.0 g/lb
Membakar lemak 1.8–2.4 g/kg 0.82–1.09 g/lb

Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan

Kebutuhan protein sebanding dengan berat badan.

Wanita umumnya memiliki massa otot lebih rendah, menurunkan total kebutuhan.

Meningkatkan protein membantu melindungi massa otot dari pemecahan energi.

Protein lebih bergantung pada massa tanpa lemak daripada berat total.

Olahraga meningkatkan pemecahan serat otot, menaikkan kebutuhan.

Tujuan menentukan koefisien perhitungan.

Sintesis protein melambat seiring usia, membutuhkan porsi lebih besar.

Lebih banyak latihan menyebabkan kerusakan otot yang membutuhkan asam amino.

Vegan perlu meningkatkan asupan untuk mengganti penyerapan protein nabati.

Asupan Protein Berdasarkan Tujuan

Tujuan kebugaran memengaruhi rentang asupan protein harian yang optimal secara langsung.

Pemeliharaan berat

1.2–1.6 g/kg berat badan

Mempertahankan otot dan menjaga kesehatan secara umum.

Penurunan lemak

1.8–2.4 g/kg berat badan

Melindungi otot dalam defisit kalori dan meningkatkan rasa kenyang.

Penambahan otot

1.6–2.2 g/kg berat badan

Memaksimalkan sintesis protein untuk pertumbuhan otot.

Rekomposisi tubuh

2.2–2.6 g/kg berat badan

Membakar lemak sekaligus membangun otot pada saat bersamaan.

Atlet endurance

1.4–1.7 g/kg berat badan

Latihan daya tahan lama mengoksidasi asam amino.

Atlet kekuatan

1.8–2.2 g/kg berat badan

Atlet angkat besi merusak serat otot secara intensif.

Pembagian Protein Per Makan

Membagi asupan ke 3-5 kali makan merangsang sintesis protein lebih baik.

100g/day
25g × 4 porsi makan
120g/day
30g × 4 porsi makan
160g/day
40g × 4 porsi makan

Contoh Pembagian Porsi Makan

Porsi Makan Target Protein Contoh Makanan
Sarapan 30–40 g 3 telur + 1 cangkir yogurt yunani
Makan Siang 35–45 g 170g dada ayam + ½ cangkir keju cottage
Cemilan 20–25 g 1 scoop whey + 30g almon
Makan Malam 35–45 g 170g salmon + 1 cangkir edamame

Apakah Waktu Makan Penting?

Waktu makan membantu, tetapi yang utama adalah memenuhi total harian.

Tabel Makanan Kaya Protein

Filter berdasarkan kategori untuk menemukan sumber yang sesuai.

Bandingkan kepadatan protein sumber hewani dan nabati dengan mudah.
Makanan Kategori Protein / 100g Porsi Umum
Dada Ayam Daging 31g 150g = 46g protein
Dada Kalkun Daging 29g 150g = 44g protein
Daging Sapi (Murni 90%) Daging 26g 150g = 39g protein
Babi Has Dalam Daging 26g 150g = 39g protein
Tuna Kaleng Ikan 30g 100g = 30g protein
Salmon Ikan 25g 150g = 38g protein
Udang Ikan 24g 150g = 36g protein
Sardines Ikan 25g 100g = 25g protein
Telur Utuh Telur 13g 1 telur besar = 6g protein
Putih Telur Telur 11g 1 putih telur = 3.6g protein
Yogurt Yunani Susu 10g 1 cup = 17–20g protein
Keju Cottage Susu 11g 1 cup = 25g protein
Susu Susu 3.4g 1 cup = 8g protein
Whey Protein Susu 80g 1 scoop = 24g protein
Lentil (masak) Kacang 9g 1 cup = 18g protein
Edamame Kacang 11g 1 cup = 17g protein
Kacang Arab (masak) Kacang 9g 1 cup = 15g protein
Kacang Hitam (masak) Kacang 9g 1 cup = 15g protein
Biji Rami Biji 33g 30g = 10g protein
Biji Labu Biji 30g 30g = 9g protein
Almond Biji 21g 30g = 6g protein
Kacang Tanah Biji 26g 30g = 7g protein
Quinoa (masak) Sereal 4.4g 1 cup = 8g protein
Amaranth (masak) Sereal 4g 1 cup = 9g protein
Oat (kering) Sereal 13g ½ cup = 6g protein
Farro (masak) Sereal 4g 1 cup = 8g protein
Tempe Nabati 19g 1 cup = 31g protein
Seitan Nabati 25g 100g = 25g protein
Tahu Nabati 17g 1 blok = 20g protein
Pea Protein Powder Nabati 80g 1 scoop = 24g protein

Apakah Kelebihan atau Kekurangan Protein Berbahaya?

Mengetahui batas membantu Anda menjaga kesehatan.

Gejala Kekurangan Protein

Kelelahan Kronis

Kekurangan protein menurunkan energi metabolik, menyebabkan kelelahan yang tidak hilang dengan tidur.

Kehilangan Massa Otot

Tanpa protein, tubuh memecah otot untuk mendapatkan asam amino, menurunkan kekuatan.

Pemulihan Lambat

Perbaikan serat otot terhambat tanpa asam amino, memperpanjang nyeri otot.

Nafsu Makan Meningkat

Protein mengenyangkan. Defisit menurunkan hormon kenyang dan menaikkan grelin.

Rambut Rontok

Folikel rambut butuh asam amino untuk keratin. Kekurangan protein menyebabkan rambut tipis.

Kekuatan Berkurang

Kekuatan turun dalam 3-4 minggu jika kekurangan protein karena otot tidak diperbaiki.

Risiko Kelebihan Protein

Masalah Pencernaan

Dosis besar sekaligus (terutama suplemen) dapat menyebabkan kembung. Bagi porsi makan Anda.

Kurang Variasi Makanan

Fokus pada protein saja dapat menggeser asupan serat. Jaga piring makan tetap seimbang.

Kalori Ekstra

1g protein = 4 kcal. Makan berlebih menambah kalori yang dapat disimpan sebagai lemak.

Kesehatan Ginjal

Tidak berbahaya bagi ginjal sehat. Penderita penyakit ginjal kronis harus membatasi asupan.

Kesimpulan

Asupan tinggi aman bagi ginjal sehat. Tidak ditemukan efek buruk hingga 3.0 g/kg/hari dalam jangka panjang.

Kesalahan Umum pada Asupan Protein

Kesalahan yang mengacaukan perhitungan.

Daging menyusut 25% saat dimasak. 100g ayam mentah mengandung 23g protein. Setelah dimasak beratnya 75g tapi proteinnya tetap 23g. Timbang berat mentah.

Susu dan shakes juga dihitung. Secangkir susu (500 ml) mengandung 17g protein berkualitas.

Bubuk protein adalah suplemen, bukan pengganti makanan lengkap. Makanan asli memiliki vitamin dan serat.

Hanya makan roti panggang di pagi hari dan makan besar di malam hari tidak merangsang sintesis merata. Distribusikan 30-40g di pagi hari.

Makan di atas 2.2 g/kg tidak memberikan manfaat tambahan bagi pembentukan otot alami. Tetap berada di batas wajar.

Pertanyaan Sering Diajukan tentang Protein

Jawaban atas pertanyaan paling umum tentang protein harian.

Untuk membangun otot, konsumsi 1.6–2.2 g protein per kg berat badan per hari. Untuk orang 80 kg, itu 128–176 g/hari.

100g cukup untuk orang dewasa tidak aktif hingga 100 kg, tapi kurang untuk yang aktif atau ingin membangun otot.

Orang dewasa 70 kg membutuhkan 56–154 g protein per hari tergantung tingkat aktivitas dan tujuan.

4 butir telur utuh besar memberikan sekitar 24–25 g protein. Setiap telur besar mengandung sekitar 6 g.

Dada ayam (31g), tuna kalengan (30g), seitan (25g), tempeh (19g), dan spirulina kering (57g/100g).

Konsumsi minimal 30g protein di 3 kali makan sehari dari 3 kategori makanan. Target: capai 90g dari makanan saja.

Dalam 1–2 jam setelah latihan beban. Juga berguna saat sarapan atau sebelum tidur dengan casein.

Kehilangan otot, kekuatan menurun, pemulihan lambat, lebih lapar, imunitas lemah, dan rambut rontok.

Tidak untuk kebanyakan orang. Target harian bisa dicapai dengan makanan utuh: ayam, telur, yogurt Greek, kacang-kacangan.

Kehilangan otot, kelelahan berkepanjangan, sering sakit, penyembuhan luka lambat, rambut menipis, bengkak, dan ngidam makanan.